Categories:

Cara Membuat Jamur Crispy

 

Cara pembuatan jamur crispy

  • 1 bungkus jamur tiram
  • 5 sdm tepung serbaguna
  • 1 sdm tepung beras
  • Minyak goreng
  1. Cuci bersih jamur, keringkan/tiriskan, campur tepung serbaguna dan tepung beras aduk rata.
  2. Ambil sebagian campuran tepung, tambahkan air es/dingin, aduk rata.
  3. Panaskan minyak, celup jamur ke adonan basah lalu ke adonan kering, cubit-cubit biar tepung lebih lengket, lalu goreng sampai golden brown.
  4. Angkat dan sajikan.

Manfaat jamur crispi bagi kesehatan tubuh

  • Menjaga Kesehatan Jantung

Kolesterol dan tekanan darah yang tinggi sudah dikenal sebagai dua faktor yang berkontribusi besar terhadap penyakit jantung.

  • Kaya antioksidan

Jamur tiram juga kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid dan fenolat.

  • Memperkuat sistem imun tubuh

Manfaat jamur tiram untuk memperkuat sistem imun tubuh juga tidak terlepas dari kandungan sejenis serat beta-glukan yang bernama pleuran.

  • Meningkatkan kesehatan kognitif

Dari sebuah penelitian terhadap 663 peserta berusia 60 tahun ke atas, ditemukan bahwa mengonsumsi jamur bermanfaat untuk mengurangi risiko gangguan kognitif ringan.

  • Menurunkan risiko kanker

Menurut para ilmuwan, jamur mengandung senyawa bioaktif yang tinggi.

  • Jamur meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Manfaat jamur yang pertama adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Jamur dapat mencegah kanker

Mengonsumsi jamur secara rutin disebut-sebut bermanfaat untun mencegah kanker. Pasalnya, jamur mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat kanker.

Baca juga: Cara membuat keripik kacang panjang

Kandungan zat gizi di dalam jamur

Jamur adalah tumbuhan yang bisa hidup di alam liar dan juga dibudidayakan. Tumbuhan ini disukai karena selain sebagai makanan diet juga mudah diolah, baik itu sebagai makanan segar maupun makanan kaleng.

Jamur memang rendah kalori, tapi kaya akan protein, serat, dan vitamin, serta mineral. Selain itu, jamur mengandung antioksidan, selenium, polisakarida, dan vitamin D2 (ergokalsiferol).

Ada sekitar 2.000 jenis jamur yang dapat dimakan, tetapi hanya sedikit yang tersedia di pasar Indonesia. Jenis jamur ini termasuk: jamur putih atau kancing, portobello, shitake, tiram, dan enoki.

Di bawah ini adalah kandungan zat gizi jamur kancing mentah sebanyak 100 gram.

  • Air: 92,4 gram (g).
  • Energi: 22 kkal.
  • Protein: 3,09 g.
  • Lemak: 0,34 g.
  • Karbohidrat: 3,26 g.
  • Serat: 1 g.
  • Gula: 1,98 g.
  • Glukosa: 1,48 g.
  • Fruktosa: 0,17 g.
  • Kalsium: 3 miligram (mg).
  • Besi: 0,5 mg.
  • Magnesium: 9 mg.
  • Fosfor: 86 mg.
  • Kalium: 318 mg.
  • Natrium: 5 mg.
  • Seng: 0,52 mg.
  • Tembaga: 0,318 mg.
  • Mangan: 0.047.
  • Vitamin C: 2,1 mg.
  • Tiamin: 0,081 mg.
  • Riboflavin: 0,402 mg.
  • Niasin: 3,61 mg.
  • Asam pantotenat: 1,5 mg.
  • Vitamin B-6: 0,104 mg.
  • Kolin: 17,3 mg.
  • Vitamin D (D2 + D3): 7 IU (Satuan Internasional)
  • Betaine: 9,4 mg.

Jamur juga mengandung sejumlah kecil folat yang berguna untuk meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak. Terdapat pula kandungan kecil selenium yang berguna menjaga imunitas tubuh.

Risiko dan bahaya yang mungkin terjadi akibat makan jamur

Tidak semua jamur aman untuk dikonsumsi. Ada beberapa jenis jamur yang mengandung racun dan dapat membahayakan tubuh.

Berikut ini beberapa kemungkinan efek samping yang mungkin Anda alami setelah makan jamur beracun atau jamur yang tidak dimasak dengan benar.

 

1. Keracunan

Keracunan merupakan efek samping dari makan jamur yang terkontaminasi bakteri Camplylobacter jejuni. Kondisi keracunan ini menyebabkan mual, diare,atau kram perut.

Mengonsumsi jamur liar seperti jamur amanitas dan jamur cokelat bahkan dapat menyebabkan kematian.

Pasalnya, beberapa jamur liar diketahui mengandung logam berat dan bahan kimia berbahaya.

 

2. Meningkatkan risiko berbagai penyakit

Beta glukan yang terdapat pada jamur memang bermanfaat. Namun, kelebihan beta glukan meningkatkan risiko penyakit lupus, asma, rematik, dan multiple sclerosis.

Sayangnya, belum diketahui berapa jumlah beta glukan yang dapat membahayakan kesehatan.

Jamur yang tumbuh di area industri kemungkinan besar mengandung arsenik yang sebaliknya dapat meningkatkan penyakit kanker.

Apakah ibu hamil boleh makan jamur?

Banyak wanita yang merasakan ngidam saat hamil. Mulai dari ngidam makanan mahal di restoran atau sekadar masakan rumahan. Namun, ada pula wanita yang ngidam makan macam-macam, meski tidak tahu manfaat dan risikonya. Nah, salah satunya adalah jamur. Hal yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah, apakah boleh makan jamur saat hamil? Adakah manfaat makan jamur untuk ibu […]

3. Psikosis

Konsumsi jamur psilocybin (magic mushroom) dapat menimbulkan halusinasi, perilaku irasional, peralihan persepsi penglihatan atau suara, dan sikap antisosial.

Perubahan psikosis itu bahkan bisa terjadi setelah 20 menit dikonsumsi dan efeknya bisa bertahan hingga enam jam.

Selain itu, mengonsumsi jamur ini dapat menyebabkan kelemahan otot, mengantuk, mual, muntah, dan ataksia (kehilangan kendali atas fungsi tubuh).

 

4. Alergi

Spora yang dihasilkan oleh beberapa jamur dapat menyebabkan efek samping makan jamur berupa reaksi alergi ekstrem pada orang tertentu.

Spora tersebut terbang ke udara di lingkungan yang lembap. Apabila tercium oleh orang yang memiliki alergi, spora jamur akan menyebabkan infeksi pernapasan, penyakit asma, atau paru-paru

Jangan lupa kunjungi kami: Arjuna citra indonesia

 

-Arjuna Citra Indonesia-