Categories:

Tips Memilih Webinar dan Workshop

Tips memilih webinar

Webinar merupakan pembelajaran di era new normal. Namun, kalau Anda merupakan salah satu mahasiswa atau dokter yang rajin, maka sebenarnya banyak sekali webinar dan workshop gratis di awal-awal masa pandemi.

Pada masa puncaknya, satu minggu bisa ada 50 webinar gratis!

Sekarang? Jumlah webinar dan workshop gratis sudah menurun drastis.

Sudah mulai banyak webinar dan workshop yang menganut new normal.

Pelatihan ACLS? 2 hari online dan 1 hari offline.

Pelatihan EKG? Semua sudah diganti ke online.

Bagi teman sejawat, mahasiswa/i, atau dek koas yang uangnya terbatas baik karena memang belum bekerja, kehilangan pekerjaan, atau tidak mampu membayar webinar dan workshop, sebenarnya webinar dan workshop gratis merupakan alternatif yang sangat menarik.

Ilmu yang diberikan sangat berbobot dengan cuma-cuma (selain modal kuota dan listrik untuk cas hape).

Nah, sekarang bagaimana dengan webinar dan workshop berbayar? Apakah worth it untuk mengikuti webinar dan workshop berbayar di masa pandemi ini?

Berikut adalah trik dan tips memilih webinar dan workshop berbayar :

1. Cari Tahu Apa Yang Akan Anda Dapatkan Dari Webinar dan Workshop Tersebut

Bagi Anda yang bukan fan terbesar webinar dan workshop online, tentu saja Anda akan lebih sulit mengeluarkan uang demi ini. Maka dari itu, cari tahulah materi yang ditawarkan beserta apa saja yang dapat Anda peroleh dengan mengikuti webinar dan workshop ini.

Apabila topik tersebut sesuai dengan yang Anda perlukan dengan harga yang terjangkau, tidak ada salahnya untuk menyisihkan sedikit uang dan mendaftar.

Baca juga : Produktif Bagi Kaum Rebahan

2. Bandingkan Dengan Harga Webinar dan Workshop Offline

Apabila Anda memiliki referensi dengan harga pre-COVID (offline), maka Anda dapat membandingkan harga dan value yang ditawarkan dari sesi webinar dan workshop online ini.

Webinar dan workshop online bisa semurah 100 ribu atau dapat mencapai 250 ribu dibandingkan dengan versi online yang paling murah untuk koas adalah 750 ribu hingga untuk GP bisa mencapai 3.5 juta!

3. Webinar dan Workshop Memiliki Tema Yang Menarik Namun Tidak Akan Diikuti Secara Offline

Kita semua memiliki ketertarikan terhadap bidang tertentu. Misalnya, saya tertarik dengan bidang anak sehingga semua pendidikan kedokteran berlanjut (PKB), kongress nasional ilmu kesehatan anak (KONIKA), dan simposium lainnya akan saya ikuti.

Namun, saya juga masih tertarik dengan ilmu penyakit dalam (IPD). Simposium yang sering diadakan secara offline pun sangat menarik sebenarnya. Tapi, prioritas mengikuti simposium anak tentu saja mengurungkan niat saya mendaftar acara-acara lainnya.

Namun, dengan diadakannya webinar dan workshop online, saya dapat mengikuti hampir seluruh webinar dan workshop walaupun berbayar dikarenakan harganya yang sangat ekonomis. Bagi seorang general practitioner, harga webinar dan atau workshop paling maksimal menyentuh harga 250 ribu rupiah dengan harga termurah bisa mencapai 25-30 ribu untuk 1 topik webinar.

Sehingga, apabila Anda dulu ingin sekali mengikuti simposium tersebut namun terhalang oleh biaya atau lokasi, sekaranglah kesempatan Anda!

4. Materi Webinar dan Workshop Berbayar Belum Pernah Dibahas di Webinar dan Workshop Gratis

Contohnya adalah materi workshop USG.

Biasanya, jarang ada materi workshop USG yang gratis sehingga dengan adanya new normal ini, Anda dapat mengikuti webinar atau workshop USG berbayar dengan harga yang sangat terjangkau.

Namun, tentu saja harus ditimbang kembali apakah materi dan skill yang didapat secara online dapat memuaskan atau setidaknya cukup untuk diterima.

5. Apakah Rekaman Webinar dan Workshop Akan Diupload Ke Internet?

Pertanyaan ini krusial untuk diketahui terlebih dahulu.

Dengan adanya webinar dan workshop secara online, banyak pihak panitia yang akan membagikan materi webinar dan workshop melalui email.

Lebih baiknya lagi, terkadang mereka akan mengupload rekaman webinar dan workshop melalui youtube.

Sehingga, bila tidak ada faktor lainnya, tonton saja rekaman youtubenya toh?

Tentu saja, kembali lagi Anda harus memastikan bahwa Anda tidak memerlukan sertifikasinya. Karena apabila Anda memerlukan sertifikasinya maka menonton rekaman untuk ilmu saja tidak cukup.

6. Harga yang dibayarkan relatif murah untuk value yang diperoleh

Poin nomor tujuh ini cukup berlaku untuk semua webinar dan workshop yang dilaksanakan secara online. Dengan harga yang cukup murah (~Rp 100.000), kita bisa mendapatkan ilmu yang banyak dan mumpuni.

Whether apakah webinar offline atau online yang lebih superior tentu saja bukan lingkup dari artikel ini.

Tapi jujur saja, seberapa banyak dari kalian yang tidak memperhatikan, ngantuk, atau bahkan kabur jalan-jalan saat simposium online?

Tips memilih webinar

Tips memilih webinar

Artikel ini telah tayang pada : aci-agro.id dengan judul “Tips Memilih Webinar dan Workshop” dengan permalink : https://aci-agro.id/blog/tips-memilih-webinar-yang-baik